Laman

Minggu, 12 Februari 2012

FENOMENA KRISIS MORALITAS DALAM SOSIAL MASYARAKAT

FENOMENA KRISIS MORALITAS DALAM SOSIAL MASYARAKAT
Oleh ; Drs. Kasmad.Mpd.I
Moralitas merupakan prinsip atau standar tingkah laku yang baik. aktivitas atau kegiatan yang mengandung nilai unsur antara yang baik dan buruk yang terintegrasi menyeluruh dengan kepribadian atau tingkah laku manusia adalah sebagai moral .tentunya moralitas sebagai bangsa indonesia akan berbeda dengan moralitas bangsa lain karena setiap bangsa mempunyai pandangan yang berbeda baik dalam system pemerintahan ,budaya, sosial masyarakat, agama dan lain sebagainya.
kita Sebagai bangsa Indonesia harus merasa bangga dan bersyukur memiliki pandangan hidup dalam bermasyarakat dan bernegara yaitu Pancasila dan UUD 45 sebagai dasar Negara merupakan rujukan moralitas ,oleh karena itu kita harus bisa memahami dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai bangsa yang beragama dalam tataran kehidupan bermasyarakat,dimana nilai –nilai ajaran agama yang bersumber pada kitab suci merupakan sumber moralitas yang universal yang bertujuan agar manusia bisa mencapai kebahagian hidup baik di dunia dan akherat.
Keberagaman kultur budaya,agama,suku atau golongan dalam komunitas masyarakat merupakan potensi dalam berbangsa dan bernegara yang tetap harus mengedapan kesatuan dan persatuan yang utuh dalam wilayah Negara NKRI (Negara kesatuan Republik Indonesia).sebagai masyarakat bangsa Indonesia tentu harus memiliki karakter dan kepribadian sesuai dengan jati diri bangsa yang dapat menjungjung tinggi nilai-nilai kemanusian ,sehingga manusia bisa melakukan interaksi dan komunikasi diantara sesama manusia, lingkungan dan dengan Tuhannya.
Kehidupan masyarakat dewasa ini telah cenderung kepada hal-hal aktivitas yang mengarah bergesernya nilai-nilai kemanusian yang mulya kepada nilai-nilai kemanusian yang dapat menjatuhkan martabat sebagai manusia makhluk Tuhan ,bahkan mungkin jatuh martabatnya lebih hina dari binatang. Dalam hal ini banyak diantara manusia menganggap dirinya lebih super dengan sifat egonya, dari yang lainnya sehingga dengan mudah melakukan tindakan yang dapat merugikan orang lain.baik secara fisik atau mental ( pembunuhan karakter), sehingga muncul sifat kriminalisme, radikalisme,arogansi, intimidasi,kekerasan, ekploitasi, menteror ,korupsi dan lain sebagainya.sifat-sifat itu mulai terindikasi dalam kepribadian dan perbuatan pada sebagian masyarakat kita.
Salah satu upaya yang harus dilakukan terus menerus oleh komponen bangsa ini yang memiliki kepekaan terhadap apa yang terjadi di masayarakat secara menyeluruh adalah untuk mencari alternative dan strategi untuk berupaya maksimal dalam menanamkan nilai-nilai moral yang baik pada semua tataran lapisan masyarakat agar memiliki ,mencintai, mengenal terhadap Negara Indonesian sebagai Negara kesatuan republik Indonesia yang terdiri dari berbagai wilayah dari sabang sampai maroke.yang memiliki masyarakat yang santun dan berbudi luhur.
Sebagai masyarakat yang majemuk dimana terdiri dari berbagai unsur yang berbeda ,tetapi mempunyai satu persepsi pandangan dalam bernegara dan berbangsa yaitu pancasila dan UUD45 harus tetap dijadikan sebagai arah kehidupan dalam berbangsa atau bernegara sebagai bagian dari bangsa yang berkiprah dalam dunia internasional itu.
Sebagai implementasi masyarakat dalam mencintai dan mengenal terhadap bangsanya mulai sejak dini ,anak anak kita harus dikenalkan dengan berbagai lambang kenegaraan misalnya bendera merah putih,lambang burung garuda, nama –nama para pahlawan nasional, nama-nama wilayah kepulauan nusantara,dan lain sebagainya , dalam lingkungan pendidikan di sekolah atau madrasah para siswa dan guru melaksanakan kegiatan upacara kenaikan bendera merah putih secara rutin telah dilaksanakan tiap seminggu sekali atau tiap peringatan hari hari besar nasioanl dengan penuh hidmat dan serius sehingga secara tidak langsung dapat menumbuhkan sifat Nasionalisme dikalangan masyarakat belajar secara mendalam dan menyeluruh.
Dalam berbagai lapisan masyarakat dengan latar keberbedaanya saat ini mulai harus duduk bersama untuk saling hormat menghormati ,menjaga persatuan , bantu membantu , masyarakat kita mulai belajar bahwa pada diri manusia ada potensi kemanusiaan yang universal yang harus sama-sama dijungjung tinggi tanpa menjatuhkan dan mendiskriminasikan yang lain dimana semua bertujuan untuk mewujudkan dan mencapai kebahagian,kesejahtraan dan keadilan dalam kehidupannya di bumi nusantara yang kita cintai ini
Pada semua pegawai dalam intansi pemerintah atau swasta hal-hal yang dapat menunjukan terhadap kecintaan terhadap Negara Indonesia,tentunya harus dilakukan misalnya bagi para pegawai pemerintah harus dapat menunjukan bahwa dirinya benar –benar setia kepada Negara Indonesia (sumpah jabatan ), juga memiliki pengetahuan dan pemahaman nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila dan UUD 45,salah satu indikatornya adalah harus wajib hafal dan memahami isi kandungan butir-butir sila pancasila , pembukaan UUD45.dan lagu kebangsaan Indonesia raya, dan hal-hal yang dapat menumbuhkan kecintaan terhadap Negara Indonesia, semoga Negara kita menjadi Negara yang penuh ampunan dari Allah SWT Amin

1 komentar: